Ini adalah gambar pertamaku. Mungkin tidak cukup bagus, maklum karena aku masih dalam tahap awal belajar. Tapi aku cukup puas dengan hasil karyaku (hehehe..... lebih baik memuji diri sendiri untuk memotivasi diri).
Laman
Kamis, 17 Juli 2014
Selasa, 15 Juli 2014
Cara membuat brush sendiri
Pada postingan yang lalu telah kita bahas bagaimana cara menambah
brush pada photoshop. Pada bahasan yang lalu brush yang kita instal hasil dari download
di internet. Dengan cara itu kita bisa membuat objek dalam hitungan detik (tinggal
klik, jadi deh). Tapi sebenarnya kita juga dapat membuat brush sendiri loh,
tetapi memang waktu yang dibutuhkan agak sedikit lama. Lalu bagaimana caranya,
berikut akan kita bahas bersama.
Cara pertama. Kita bisa
gambar sendiri suatu pola yang kita inginkan baik secara manual maupun digital
(jangan lupa file bentuk jpg ya). Lalu kita buka di photoshop kemudian pilih menu edit > define brush preset.
Coba pilih brush tool dan klik kanan.
Gambar kita akan langsung nongol deh di daftar brush yang saat ini kita pakai.
Cara kedua. Kita membuatnya
secara manual. Dengan cara ini kita akan membutuhkan waktu agak sedikit lama, tapi hasilnya bisa lebih bagus
dari cara yang pertama. Yuk kita mulai....
Sebagai contoh kita akan mencoba mengambil bunga-bunganya supaya bisa
dijadikan brush.
Ikuti langkah berikut ini:
1. Pilih gambar yang akan dijadikan brush.
2. Seleksi bagian bunga menggunakan rectangular marquee tool, lalu kita crop.
3. Ubah mode gambar dari RGB menjadi “grayscale”.
4. Gambar akan berubah menjadi warna hitam putih.
5. Kemudian kita Invert colour (membalik warna), yang putih menjadi hitam dan yang hitam menjadi putih. Caranya klik Image > Adjustment > Invert.
6. Hapus bagian-bagian yang tidak ingin terlihat dan atur levelnya sehingga backgroundnya mendekati putih.
7. Kemudian klik edit > Define brush dan beri nama brush yang telah kita buat.
8. Brush akan muncul di daftar brush paling bawah dan siap digunakan.
2. Seleksi bagian bunga menggunakan rectangular marquee tool, lalu kita crop.
3. Ubah mode gambar dari RGB menjadi “grayscale”.
4. Gambar akan berubah menjadi warna hitam putih.
5. Kemudian kita Invert colour (membalik warna), yang putih menjadi hitam dan yang hitam menjadi putih. Caranya klik Image > Adjustment > Invert.
6. Hapus bagian-bagian yang tidak ingin terlihat dan atur levelnya sehingga backgroundnya mendekati putih.
7. Kemudian klik edit > Define brush dan beri nama brush yang telah kita buat.
8. Brush akan muncul di daftar brush paling bawah dan siap digunakan.
Nah, sobat demikianlah cara membuat brush sendiri. Sekarang kalian
bisa membuat brush kreasi kalian sendiri. Semoga bermanfaat....
Created
by. C-lover
Rabu, 25 Juni 2014
Waspada atau Berprasangka Buruk
Suatu hari ada seorang pengamen
perempuan datang ke tempatku dengan membawa anaknya yang masih balita. Usianya
mungkin jauh lebih muda dariku. Penampilannya sama dengan kebanyakan pengamen
lainnya, lusuh dan berdebu. Si pengamen ini berdiri di depan pintu dan ia
bilang ingin meminjam sepeda yang memang sedang aku parkir di depan. Katanya ia
akan mengambil sandal anaknya yang terjatuh sewaktu hendak naik bis sebelum
turun di depan tempatku. Tentu saja waktu itu aku berpikir tidak akan
meminjamkan sepedaku (sepeda ini adalah sepeda yang sengaja dibelikan ibu untukku dan aku sangat
menyayanginya, lalu bagaimana aku harus mempertanggungjawabkan bila sesuatu
terjadi pada sepeda ini). Aku katakan padanya silakan pinjam sepeda di tempat
lain. Tetapi ia terus memohon padaku dan mengatakan akan meninggalkan anaknya
di tempatku beserta dengan tas yang berisi barang-barangnya, termasuk uang
miliknya. Dia berjanji akan mengembalikan sepedaku. Akhirnya, dengan berat hati
aku pinjamkan sepeda padanya. Segera ia membawa sepedaku pergi.
Setelah pengamen itu pergi aku
melihatnya dari belakang. Awalnya aku berpikir, sudahlah toh kalau memang
sepeda itu akan tetap menjadi milikku pasti akan kembali. Tetapi,
tetangga-tetanggaku yang melihat pengamen itu pergi sambil membawa sepeda
milikku menyuruhku untukku membuntutinya. Kata mereka sepedaku bisa jadi tidak
akan kembali. Rupanya pengamen itu tadi juga meminta ijin untuk meminjam sepeda
milik tetanggaku. Tapi tetanggaku itu tidak meminjaminya dan beralihlah ia
meminjam di tempatku. Aku terpengaruh oleh kata-kata tetanggaku. Akhirnya Aku
bersama seorang teman membuntuti pengamen itu dengan sepeda motor dari
belakang.
Benar pengamen itu kembali lagi
sambil membawa sandal milik anaknya. Ia kemudian mengembalikan sepeda milikku
dan mengucapkan terima kasih. Rupanya dia juga tahu kalau aku membuntutinya
dari belakang. Aku menjadi tidak enak hati dengan pengamen itu.
Dari sini ada beberapa pertanyaan
yang muncul dalam hatiku. Benarkah aku telah melihat seseorang hanya
berdasarkan penampilan luarnya saja?
Sikapku itu apakah sikap orang yang waspada terhadap orang yang tidak
dikenal atau kah aku justru telah berprasangka buruk terhadap orang lain? Lalu
dimanakah batasan antara bersikap waspada dan berprasangka buruk itu?
Seandainya waktu itu aku hanya
berpikir untuk membantu tanpa harus memikirkan apakah sepedaku akan kembali
atau tidak dan menyerahkan segalanya pada Yang Maha Tahu, mungkin
pertanyaan-pertanyaan itu tidak akan muncul dalam hatiku.
Senin, 09 Juni 2014
Cara menambah brush di photoshop
Tutorial seperti ini mungkin sudah banyak di temukan di internet tapi
tidak ada salahnya dibahas kembali.....
Kalau kita sering bermain dengan photoshop tentu tidak asing lagi
dengan yang namanya brush. Brush adalah salah satu tool yang terdapat pada
photoshop. Brush sendiri berfungsi untuk membuat beberapa macam efek serta
membantu kita dalam membuat beberapa objek. Saat kita menginstal photoshop,
secara otomatis sudah tersedia berbagai macam bentuk brush. Namun, bila kita
bosan dengan brush yang bentuknya standar dan itu-itu saja sebenarnya kita bisa
menambah berbagai jenis brush dengan macam bentuk yang lebih menarik. Brush
tambahan itu bisa kita dapatkan dengan cara mendownload dari situs-situs internet
yang menyediakan brush tambahan secara gratis.
Tinggal ketik kata kunci “adobe photoshop free download brush”
untuk mencarinya di search engine internet dan tara....... muncullah
situs-situs yang menyediakan brush gratis yang siap kita download.
Lalu bagaimanakah caranya memasukkan file brush yang sudah kita
download ke photoshop kita. Begini caranya:
- Buka folder tempat menyimpan brush, klik file tersebut.
- Copy file brush (type file ABR). Caranya klik file, klik kanan, dan pilih copy.
- Kemudian buka folder Program Files > Adobe > Adobe Photoshop CS3 > Presets > Brushes. Klik kanan, lalu pilih paste.
- Selesai.
Setelah kita selesai menginstal brush baru, pastikan brush tersebut sudah dapat digunakan atau belum. Caranya adalah sebagai berikut:
- Jalankan program Adobe Photoshop dan buka dokumen baru (Ctrl+N).
- Pilih Brush Tool pada panel Palette Tools.
4. Untuk melihat brush yang telah kita instal, klik tanda panah di kanan atas panel brush.
5. Setelah kita klik brush yang kita pilih, akan muncul option seperti di bawah ini. Jika kita klik Append, maka brush yang kita pilih akan bertambah bersama brush default. Jika kita pilih OK, maka brush yang kita pilih akan menggantikan brush default.
6. Kini pada panel brush Tool akan terisi oleh jenis brush yang telah kita
instal.
7. Pilih salah satu brush yang kita instal dan tuangkan brush dengan meng”klik” kursor brush di atas dokumen.
8. Selesai.
Tips :
Kita juga dapat menampilkan brush dengan cara klik tanda panah di kanan atas panel brush lalu
klik “load brushes” kemudian buka
folder tempat kita menyimpan brush tadi. Pilih nama brush yang tadi telah kita
instal dan klik “load”. Maka brush
langsung muncul di panel brush di paling bawah.
Nah, mudah bukan. Semoga bermanfaat....
Created
by. C-lover
Created
by. C-lover
Selasa, 03 Juni 2014
Asthabrata
Awalnya
hanya sedikit penasaran dengan tokoh-tokoh dalam kisah Mahabharata yang saat
ini sedang tayang di salah satu televisi swasta, kemudian mulailah mencari
tentang tokoh-tokoh itu dan ketemulah. Tapi bukan dari kisah Mahabharata
sendiri melainkan aku baca dari buku tentang budipekerti dari kisah pewayangan.
Ceritanya sendiri agak berbeda tapi secara garis besarnya hampir sama. Nah,
disitulah aku menemukan ajaran budipekerti yang mungkin saat ini sangat
diperlukan untuk negeri ini. Ini adalah kisah dari Rama. Kalau dari India sana atau
pewayangan berasal dari kisah Ramayana yang mengajarkan tentang kesetiaan yang
luar biasa.
Diceritakan
bahwa Rama sebagai putra mahkota akan segera menggantikan ayahnya menjadi raja
di Ayodya. Tetapi Dewi Kekayi (istri selir) Prabu Dasarata menagih janji ketika
mau memperistri dirinya bahwa anaknya akan dijadikan raja. Rama gagal menjadi
raja, malah dibuang ke hutan Dandaka selama 13 tahun ditemani adiknya bernama
Lesmana (Laksmana).
Ternyata
Raden Barata anak Dewi Kekayi amat berbakti, ia tidak mau menjadi raja karena
sangat mencintai saudara tuanya yaitu Rama. Barata pergi dari keraton mencari
Rama. Setelah bertemu Barata memohon maaf atas tindakan ibunya dan mengharap
Rama kembali ke keraton dan menjadi raja. Rama tidak mau malah memberikan
wejangan berupa Asthabrata.
Asthabrata
berarti delapan jalan (watak) seorang raja/pemimpin.
Asthabrata
itu adalah :
- Kisma berarti tanah. Raja harus memiliki watak seperti tanah, yang murah dan penuh kasih, menerima segala tumpahan dan keluhan, memberikan sarana hidup, tak banyak menuntut, serba bermanfaat.
- Warih berarti air. Raja berwatak air, dapat menyesuaikan diri dimana-mana, memberikan kesejukan kepada siapapun sehingga rakyat merasa adhem ayem kadyo siniram banyu sawindulawase.
- Maruta berarti angin. Raja berwatak seperti angin, raja berada di segala tempat seperti hawa (angin) artinya raja tidak segan untuk meneliti kehidupan rakyatnya.
- Angkasa berarti langit, raja dapat menerima segala sesuatu dan tidak akan merasa sesak terbebani. Raja mengayomi dan memberikan keindahan yang membahagiakan seperti langit.
- Candra berarti bulan, raja harus bisa memberikan petunjuk dan menyelesaikan segala masalah, raja bisa menerangi para hambanya yang sedang susah, seperti bulan menerangi gelap di malam hari.
- Surya berarti matahari, raja memberi tiada berharap untuk kembali, adil, tidak pilih kasih, seperti matahari menerangi bumi.
- Dahana berarti api, raja harus bisa memberantas angkara murka, seperti api yang dapat membumihanguskan segala yang dilaluinya.
- Kartika berarti bintang, raja harus menepati janji, teguh dalam prinsip, tidak mudah ganti pendirian, sabdanya sebagai aturan, perilakunya menjadi contoh, seperti keteguhan bintang yang setia pada tempatnya.
Nah, sobat kiranya Asthabrata ini perlu juga dijadikan tambahan referensi untuk kalian dalam memilih siapa capres cawapres yang layak kita dukung di pilpres Juli 2014 nanti. Semoga bermanfaat....
Langganan:
Postingan (Atom)













