Bagi yang suka download program yang satu ini tentu sudah tidak asing lagi. Karena ada seorang teman yang ingin download film tapi gak punya idm maka ku coba upload nih program. Berikut adalah link downloadnya....
IDM_605_Build_5_Silent_Install
Laman
Kamis, 09 Oktober 2014
Jumat, 03 Oktober 2014
Aku ingin menjadi seorang yang pemberani
Aku ingin menjadi seorang yang pemberani
tidak takut akan keadaan
tidak gentar pada masa depan
tidak goyah akan cibiran
dan tidak lengah pada pujian
Aku ingin menjadi seorang yang pemberani
tidak malu pada dunia
percaya penghargaan itu akan selalu ada
dan bangga pada kemampuan diri
aku ingin menjadi seorang yang pemberani
tidak sembunyi di balik cahaya
tidak pula berjalan di bawah bayang-bayang
Aku ingin menjadi seorang yang pemberani
tersenyum pada keadaan
tersenyum pada masa depan
tersenyum pada dunia
sebagai
wujud syukurku pada-Nyaby. C-lover
Aku dan Bulan Sabit
Bulan sabit
mengambang sendirian di langitku. Pucat samar-samar, enggan tersenyum tanpa
satupun sahabat. Jalan-jalan yang kulewati telah lelah seharian menapaki terik
demi terik matahari. Dingin angin malam menampar wajah dan rambutku tanpa
peduli. Deru-deru mesin kendaraan bermotor dan terang gelap lampu lalu lalang
kian jauh meninggalkanku. Lambat-melambat langkahku diantara roda-roda yang
terus bergulir tanpa henti, hanya sesekali di persimpangan, kemudian bergulir
kembali. Aku dan jiwaku, berbicara tanpa kata, melihat dalam kegelapan sang
bulan sabit.
Dia tersenyum setiap pagi, setiap hari, sejak pertama,
mungkin ditujukan padaku dan memang ditujukan padaku, tanpa aku balas dengan
keikhlasan, hanya karena rasa ketidakberpijakanku. Tulus dengan kesabaran,
kedewasaan, setiap waktu yang sama. Tapi aku dengan ketidakberdayaan dan
kemampuan yang sering terlupakan, dengan kesalahan dan keraguan,
ketidakjelasan. Aku terdiam. Sungguh telah ku tutup pintu hatiku.
Aku tahu sejak pertama, dan dia pasti sadar bahwa
dirinya indah, penuh keanggunan. Tetapi aku biarkan, seperti dingin angin yang
menampar wajah dan rambutku setiap malam. Dapat aku tandai, kapan hari ia
datang, kapan hari ia tidak datang. Dapat aku hitung, waktu-waktu ia muncul
tiba-tiba di hadapanku, sebelum atau sesudah aku memikirkan. Aku biarkan tanpa
perhatian. Sadar dan tidak sadar mula waktu aku terpengaruh. Hari-hari aku
mulai berpikir, mulai berangan-angan, tanpa ujung tanpa pangkal. Mulai aku
terpengaruh dengan ketidakberdayaan, ketidakmampuan dan kesalahan-kesalahan
yang kian mencibir.
Aku sempat
hendak berhenti di jalan yang baru aku awali, tapi dia menahanku, tanpa
berkata-kata, hanya senyum pengganti bicara. Mulai ku arahkan pandanganku
untuknya, dengan penuh harap atau mungkin tidak ada harap. Hingga satu hari dia
datang tanpa menyampaikan senyum, seperti pagi-pagi sebelumnya. Berkeping
hatiku. Sekali lagi aku merasa tidak berpijak. Ini suatu pengecualian waktu,
aku gugup, ku buat lagi satu kesalahan. Untuk kedua kalinya di hari itu, telah
ia tinggalkan sesuatu yang mungkin dan pasti dia tidak sadari, untukku, hanya
untukku. Aku dapat tersenyum kembali.
Aku tidak
ingin bertemu lagi. Aku malu dengan ketidakberdayaanku, aku malu dengan
ketidakmampuanku, aku malu dengan ketidakberpijakanku. Aku takut mengulangi
kesalahan lagi padanya ataupun pada yang lainnya. Aku terlanjur jatuh, enggan
bangkit kembali. Tetapi selalu ada yang membuatku tetap bertahan saat aku dalam
keterpaksaan. Dia, dia muncul dalam ketidakhadiran. Aku ingat-ingat, mencoba
menerima dengan keikhlasan, sekedar melihat mawar meski di bawah hujan dan
duri-duri tajam. Aku laksanakan dengan diam, beku, tanpa senyuman.
Aku lelah, aku ingin istirahat. Aku hendak mengusir
kejenuhan, sekedar berjalan-jalan, untuk suatu kesenangan, atau hanya untuk
berdiam. Ada
bayang-bayang yang terus mengikuti, saat aku hendak tertidur. Ada dering-dering bel di sekitarku.
Orang-orang yang pernah dekat denganku ataupun yang tidak pernah menyapa sama
sekali. Ada
pula suara lincah gadis kecil memanggilku dan bermanja padanya, tapi tidak aku
izinkan. Inci-inci layar yang menyala di hadapanku dan di depan teman-temanku.
Aku berjalan di antara sejuta buku pajangan, ku lihat, aku baca, atau hanya
kulewati. Pernah pula aku bertemu dengannya di sini, berpura-pura. Dia
menawarkan kebaikan yang bisa ku sambut dengan tangan terbuka, hanya karena
kami sering bertemu, tetapi tidak pernah mengenal. Pernah pula suatu ketika
kami bertemu tanpa sengaja, tanpa nyata, di suatu acara keluarga. dan kami akhirnya
saling mengenal, bertemu kemudian hari dengan lebih manusiawi.
Pernah suatu
ketika aku berada dalam dingin yang luar biasa, hingga jari-jemariku putih
bagai lilin, dia dalam bayang datang meminjamkan jaket yang tidak pernah aku
lihat dia memakainya barang sekali. Kebaikannya itu sungguh kukenang. Dalam
mendung dia datang, dan dalam hujan dia hendak pergi. Kupikirkan, kupinjamkan
payung yang selalu ku bawa kemana langkahku pergi, atau ku ajak dia melangkah
bersisian karena aku hendak ke satu arah dengannya. Sebagai tanda terima kasih
atas kebaikannya yang ku kenang itu.
Aku kembali
lagi pada hari-hari yang telah ku awali dengan harapan dan pagi yang baru.
Tidak ada, aku kehilangan. Pagi kembali. Aku hitung waktu-waktu kesukaan dan
pengecualian, tidak ada jawaban. Aku benar-benar telah terpengaruh dan masuk
dalam terang yang menghilangkan cahaya bulan. Telah kusisakan perhatian, telah
kubuka mata dan pandangan, telah kubuat waktu dalam menanti, tidaklah cukup
untuk membawa dia kembali. Aku rindu.
Hari ini, masih
dengan harapan yang sama, masih ku hitung waktu-waktu kesukaan dan
pengecualian, masih tak ada jawaban. Aku biarkan, aku lepaskan, aku yakinkan
mawar terlalu sayang untukku jadikan hiasan rambut atau hanya terbiar layu
dalam genggaman. Kulalaikan, dengan berbagai anggapan dan prasangka yang
membuatku gemetar. Aku mulai menerima, terbiasa, tanpa penyangkalan, tanpa
ungkapan. Ini bukan bayangan, dia lewat di depan jendela pandangku, memenuhi
panggilan corong lima waktu, memperhatikan langkahnya, kehati-hatian, tanpa
berpaling. Telah kau bawa keharuman melati masuk dalam tamanku. Aku telah
salah.
Bulan sabit masih mengambang sendirian di langitku.
Pucat samar-samar berbayang awan keraguan, enggan tersenyum tanpa sahabat. Tak
kubiarkan lagi dingin angin menampar wajah dan rambutku malam ini. Deru-deru
mesin kendaraan bermotor dan terang gelap lampu lalu lalang disekitarku.
Roda-roda terus bergulir tanpa henti, hanya sesekali di persimpangan, kemudian
bergulir kembali. Aku dengan jiwaku, berbicara tanpa kata. Aku bahagia…..
By. C-lover
Kamis, 02 Oktober 2014
Software yang digunakan untuk membuat digital drawing dan digital coloring
Drawing atau menggambar adalah suatu
kegiatan membentuk imaji dengan menggunakan banyak pilihan teknik atau alat. Alat
yang biasa digunakan untuk menggambar adalah pensil, pena, tinta, spidol, kuas,
arang, crayon, dan masih banyak lagi. Sedangkan media yang biasa digunakan
untuk menuangkan ide imaji itu berupa kertas. Meskipun tidak menutup
kemungkinan media, seperti kain, dinding, dan permukaan kayu untuk digunakan.
Digital drawing sendiri menurut
sepemahaman singkatku adalah kegiatan menggambar dengan menggunakan komputer sedangkan
digital coloring adalah teknik mewarnai juga masih dengan komputer (pengertian
sebenarnya mungkin lebih dari itu). Sebenarnya aku sendiri masih sangat baru
dalam hal ini. Setelah googling di internet, ternyata banyak sekali program
komputer atau software yang bisa digunakan untuk membuat digital drawing maupun
digital coloring. Dan dari program-program tersebut menurutku masing-masing mempunyai
kemudahan-kemudahan atau pun kesulitan-kesulitan tersendiri bila digunakan.
Nah berikut ini adalah beberapa
program yang bisa digunakan untuk membuat digital drawing maupun digital
coloring :
1. Paint Tool SAI
Dengan program ini mewarnai akan
sangat mudah karena kita bisa memilih berbagai warna dengan mudah pula. Tapi untuk membuat line art (linework) bagi
yang belum terbiasa akan mengalami sedikit kesulitan.
Ini adalah ujicobaku menggunakan
program ini.
2. Manga Studio EX.4
Bagi mangaka atau pecinta manga
program ini tentu sudah tidak asing lagi karena program ini biasa digunakan untuk menggambar manga
atau komik. Manga Studio EX.4 ini mirip dengan photoshop tetapi penggunaannya
tidak serumit photoshop. Dengan program ini pembuatan line art akan sangat
mudah dilakukan karena adanya berbagai macam bentuk pen yang ujungnya bisa
dibuat runcing atau tumpul. Untuk mewarnai, dengan program ini kita bisa menyimpan
warna-warna yang telah kita pilih sehingga kita bisa lebih mudah bila akan
menggunakannya kembali.
Nah, kalo yang ini hasil eksperimenku
menggunakan Manga Studio EX.4
3. Photoshop
Program yang satu ini adalah salah
satu program yang biasa digunakan oleh para design grafis maupun para pecinta fotografi
digital. Dulu kupikir photoshop hanya bisa digunakan untuk mengedit foto saja
tetapi ternyata bila kita sering
mengotak-atik berbagai macam tool ataupun fitur di dalamnya akan kita temukan
banyak sekali kejutan yang bisa dihasilkan. Makanya, program ini menjadi salah
satu program kesukaanku. Program ini juga sering digunakan oleh para digital
artist untuk menghasilkan karya-karya amazing seperti digital painting, animasi
maupun digital art lainnya. Program ini menyediakan brush default yang
bermacam-macam. Ditambah lagi kita juga bisa menambah brush sesuai dengan
keinginan. Meskipun kelihatannya program ini agak rumit tapi bila kita sering
menggunakannya akhirnya akan terbiasa pula. Aku sendiri masih perlu banyak
belajar lagi tentang program yang satu ini.
Nah, berikut ini contoh hasil
otak-otikku menggunakan photoshop.
4. CorelDraw
Program ini juga menjadi salah satu
program yang sangat populer di kalangan design grafis. Kalau aku sendiri agak
kesulitan drawing dengan program ini karena menurutku diperlukan kelihaian
tangan yang lebih. Dalam hal mewarnai juga kurang begitu natural karena
campuran warna atau dalam membuat gradasi warna kurang bisa optimal dilakukan.
Tetapi bagi yang sudah mahir dengan program ini tentu saja hal tersebut bukan
masalah.
Yang satu ini hasil corat-coretku menggunakan coreldraw. Karena
modelnya cakep banget JJJJ (thanks to 임슬옹 ^_^) setelah berjuang dengan penuh kesabaran
akhirnya selesai juga membuat gambarnya (meskipun masih sangat berantakan hehehe....).
Sebenarnya masih banyak program
komputer atau software yang bisa digunakan untuk membuat digital drawing maupun
digital coloring. Dari adobe masih ada Adobe ImageReady dan Adobe Illustrator Dari corel juga masih ada corel photo-paint.
(silahkan googling sendiri hehe.....) Tetapi baru program-program di atas yang
telah aku coba. Program-program tersebut dapat diinstal di komputer maupun
tablet. Oh ya, contoh-contoh gambar yang aku buat di atas itu hasil dari buatan
PC dengan menggunakan mouse (belum memiliki tablet dengan styllus pen
hiks.....). Mungkin kalau menggunakan styllus pen hasilnya akan lebih bagus
lagi kali ya JJJJ
Dan soal gampang sulitnya menurutku
tergantung dari penggunanya dan mau memperdalam yang mana. Aku sendiri dalam
membuat gambar digital kadang tidak hanya menggunakan satu program saja tetapi
aku kombinasikan. Oke cukup sekian dulu, semoga tambah inspirasi dan selamat berkreasi JJJJ
Created.
By. C-lover
Selasa, 19 Agustus 2014
Tahajudku tertinggal
Hari pertama
Tahajudku
tertinggal dan aku begitu sibuk akan duniaku
Hingga Zuhurku
kuselesaikan saat Ashar mulai memanggil
Dan sorenya
kulewati saja masjid yang mengumandangkan azan Magrib
Dengan niat akan
kulaksanakan bersama Isya
Itu pun
terlaksana setelah acara TV selesai
Hari ke dua
Tahajudku
kembali tertinggal
Dan hal yang
sama kulakukan sebagaimana hari pertama
Hari ke tiga
Kembali aku lupa
akan Tahajudku
Temanku memberi
hadiah novel best seller lebih dari dua ratus halaman
Dalam waktu
tidak satu hari aku telah selesai membacanya
Padahal betapa
sulitnya aku membaca Alquran walau cuma satu jus
Alquran yang 114
surat cuma satu setengah surat yang kuhafal
Itu pun dengan
terbata-bata
Tapi ketika temanku
bertanya tentang novel tadi
Betapa mudah dan
lancarnya aku menceritakan
Hari ke empat
Kembali aku lupa
akan Tahajudku
Sorenya aku datang
ke selatan Jakarta dengan niat mengaji
Tapi kubiarkan
Ustadku yang sedang mengajarkan kebaikan
Kubiarkan
Ustadku yang sedang mengajarkan yang lebih luas tentang Agamaku
Aku lebih suka
mencari obrolan dengan teman yang ada di samping kiri dan kananku
Hari ke lima
Aku lupa kembali
akan Tahajudku
Kupilih saf
paling belakang
Dan aku mengeluh
saat Imam Sholat Jumat kelamaan bacaannya
Padahal betapa
dekat aku dengan televisi
Dan betapa
nikmat serunya saat perpanjangan waktu sepak bola tadi malam
Hari ke enam
Semakin aku lupa
akan Tahajudku
Kuhabiskan waktu
di mal dan bioskop
Untuk memuaskan
nafsu mata dan perutku, sampai puluhan ribu tak terasa keluar
Aku lupa waktu
di perempatan lampu merah tadi
Saat wanita tua
mengetuk kaca mobilku
Hanya uang dua
ratus rupiah kuberikan itu pun tanpa menoleh dan dengan gerutuan
Hari ke tujuh
Bukan hanya
Tahajudku, tapi subuhku pun tertinggal
Aku
bermalas-malasan di tempat tidurku menghabiskan waktu
Di hari ke tujuh
itu juga aku terkejut
Mendengar
temanku kini telah terbungkus kain kafan
Padahal baru
tadi malam aku bersamanya
Dan malam tadi
dia dengan miss call nya mengingatkan aku tentang Tahajud
Kematian, kenapa
aku baru gemetar mendengarnya sekarang
Padahal dari
dulu dia selalu mengelilingiku
Dan dia bisa
hinggap kapanpun dia mau
Serasa satu abad
lebih aku lalai
Dari hari ke
hari bulan dan tahun, yang wajib jarang aku lakukan apalagi yang sunah
Kurang
mensyukuri walau Kau tak pernah meminta
Berkata kuno
akan nasehat kedua orang tuaku
Padahal keringat
dan air matanya terlanjur keluar demi aku
Tuhan andai ini
satu titik Hidayah
Walau imanku
hanya seujung kuku hitam
Aku hanya ingin
detik ini hingga nafasku yang nanti tersisa
Tahajud dan
Sholatku meninggalkan bekas
Saat aku melipat
Sajadahku, Amin.
thanks to rimba_1st@yahoo.co.fr
Kamis, 17 Juli 2014
My First Manga
Ini adalah gambar pertamaku. Mungkin tidak cukup bagus, maklum karena aku masih dalam tahap awal belajar. Tapi aku cukup puas dengan hasil karyaku (hehehe..... lebih baik memuji diri sendiri untuk memotivasi diri).
Selasa, 15 Juli 2014
Cara membuat brush sendiri
Pada postingan yang lalu telah kita bahas bagaimana cara menambah
brush pada photoshop. Pada bahasan yang lalu brush yang kita instal hasil dari download
di internet. Dengan cara itu kita bisa membuat objek dalam hitungan detik (tinggal
klik, jadi deh). Tapi sebenarnya kita juga dapat membuat brush sendiri loh,
tetapi memang waktu yang dibutuhkan agak sedikit lama. Lalu bagaimana caranya,
berikut akan kita bahas bersama.
Cara pertama. Kita bisa
gambar sendiri suatu pola yang kita inginkan baik secara manual maupun digital
(jangan lupa file bentuk jpg ya). Lalu kita buka di photoshop kemudian pilih menu edit > define brush preset.
Coba pilih brush tool dan klik kanan.
Gambar kita akan langsung nongol deh di daftar brush yang saat ini kita pakai.
Cara kedua. Kita membuatnya
secara manual. Dengan cara ini kita akan membutuhkan waktu agak sedikit lama, tapi hasilnya bisa lebih bagus
dari cara yang pertama. Yuk kita mulai....
Sebagai contoh kita akan mencoba mengambil bunga-bunganya supaya bisa
dijadikan brush.
Ikuti langkah berikut ini:
1. Pilih gambar yang akan dijadikan brush.
2. Seleksi bagian bunga menggunakan rectangular marquee tool, lalu kita crop.
3. Ubah mode gambar dari RGB menjadi “grayscale”.
4. Gambar akan berubah menjadi warna hitam putih.
5. Kemudian kita Invert colour (membalik warna), yang putih menjadi hitam dan yang hitam menjadi putih. Caranya klik Image > Adjustment > Invert.
6. Hapus bagian-bagian yang tidak ingin terlihat dan atur levelnya sehingga backgroundnya mendekati putih.
7. Kemudian klik edit > Define brush dan beri nama brush yang telah kita buat.
8. Brush akan muncul di daftar brush paling bawah dan siap digunakan.
2. Seleksi bagian bunga menggunakan rectangular marquee tool, lalu kita crop.
3. Ubah mode gambar dari RGB menjadi “grayscale”.
4. Gambar akan berubah menjadi warna hitam putih.
5. Kemudian kita Invert colour (membalik warna), yang putih menjadi hitam dan yang hitam menjadi putih. Caranya klik Image > Adjustment > Invert.
6. Hapus bagian-bagian yang tidak ingin terlihat dan atur levelnya sehingga backgroundnya mendekati putih.
7. Kemudian klik edit > Define brush dan beri nama brush yang telah kita buat.
8. Brush akan muncul di daftar brush paling bawah dan siap digunakan.
Nah, sobat demikianlah cara membuat brush sendiri. Sekarang kalian
bisa membuat brush kreasi kalian sendiri. Semoga bermanfaat....
Created
by. C-lover
Langganan:
Postingan (Atom)












